Dancesport Makin Diminati, IODI Padang Panjang Resmi Resmi Terbentuk Bahas Desain Sampul, Komunitas Seni Kuflet Matangkan Penerbitan Buku Puisi “Air Mata Sumatra” Anjing Pelacak yang Menjalankan Misi Kemanusiaan Itu Gugur di Medan Bencana Dari Gudang ke Galeri, dari Galeri ke Cuan Mahasiswa Prodi Seni Murni ISI Padang Panjang Gelar Pameran dari “Gudang ke Galeri” Menyalakan Semangat Menulis di Tubuh Birokrasi

BERITA

Sambut Bulan Suci Ramadan, Mahasiswa Sekolah Adat Padang Panjang Gelar Makan Bajamba

badge-check


					Sambut Bulan Suci Ramadan, Mahasiswa Sekolah Adat Padang Panjang Gelar Makan Bajamba Perbesar

PADANG PANJANG, majalahelipsis.id—Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, mahasiswa Sekolah Adat Padang Panjang menggelar tradisi Makan Bajamba pada Sabtu, 22 Februari 2025 mendatang, di Aula Islamic Center Kota Padang Panjang.

Acara itu bertujuan mempererat silaturahmi sebelum memasuki bulan suci Ramadan, di mana proses belajar di Sekolah Adat akan diliburkan sementara.

Ketua Forum Literasi Adat Kota Padang Panjang, Muhammad Jamil, S.Ag., menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi makan bersama, tetapi juga menjadi ajang memperkuat kebersamaan antar mahasiswa, dosen, dan panitia Sekolah Adat.

“Kami ingin menghidupkan kembali nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau yang menekankan kebersamaan, gotong royong, serta rasa syukur menjelang bulan penuh berkah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diawali dengan salat Zuhur berjamaah di Islamic Center, dilanjutkan dengan Makan Bajamba, sebuah tradisi makan bersama dalam budaya Minangkabau yang mencerminkan nilai musyawarah dan kebersamaan.

Baca juga: Prosesi Sakral Pengangkatan Pangulu Suku Sikumbang Tigo Niniak Jurai Sigando Berlangsung Meriah

Dalam acara itu, makanan dihidangkan secara berkelompok di atas talam besar, dan setiap peserta duduk bersila menikmati hidangan dengan penuh kebersamaan.

Sekolah Adat Padang Panjang sendiri merupakan lembaga pendidikan nonformal yang berfokus pada pengajaran adat istiadat dan budaya Minangkabau.

Mahasiswa di sekolah ini belajar berbagai aspek kebudayaan, seperti sistem kekerabatan matrilineal, nilai-nilai dalam musyawarah adat, serta praktik tradisi yang masih lestari hingga kini.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Sekolah Adat berharap dapat terus menjaga dan melestarikan budaya Minangkabau di tengah perkembangan zaman.

“Makan Bajamba bukan hanya soal menikmati makanan, tetapi juga tentang menghargai warisan nenek moyang kita,” tambah Muhammad Jamil yang juga penulis buku-buku adat Minangkabau.

Ikuti update terbaru tulisan-tulisan Majalahelipsis.id di media sosial Facebook dan Instagram. Dapatkan juga produk-produk yang diproduksi Sekolah Menulis elipsis seperti hoodie, kaus, atau buku. Khusus pelajar, mahasiswa, dan kalangan umum berstatus pemula yang berminat belajar menulis kreatif dapat mengikuti kelas di Sekolah Menulis elipsis. Hubungi Admin di nomor WhatsApp 0856-3029-582.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dancesport Makin Diminati, IODI Padang Panjang Resmi Resmi Terbentuk

6 Desember 2025 - 20:01 WIB

Bahas Desain Sampul, Komunitas Seni Kuflet Matangkan Penerbitan Buku Puisi “Air Mata Sumatra”

6 Desember 2025 - 19:29 WIB

Mahasiswa Prodi Seni Murni ISI Padang Panjang Gelar Pameran dari “Gudang ke Galeri”

3 Desember 2025 - 15:25 WIB

Angkat Silek Minangkabau ke Panggung Nasional, Jenilva Raih Juara 2 di Bacodaco 2025

2 Desember 2025 - 12:14 WIB

Konsep Bahagia Buya Hamka di PAUD Menulis Jeneponto

1 Desember 2025 - 06:15 WIB

Trending di BERITA