Rungo Ashta. Perempuan kelahiran Pasaman Barat tahun 1996. Saat ini berdomisili di Kabupaten Pasaman. Menulis puisi, cerpen, dll. Karyanya dimuat dalam buku puisi solo berjudul “Retisalya” dan beberapa buku antologi berupa kumpulan puisi, cerpen. Menulis baginya adalah refleksi hati. Dalam tulisan, isi hati dan pikiran bebas berkisah tanpa perlu bermufakat dengan pendapat orang lain.
Senapas Kesederhanaan

di teduh embun pagi
langkah kaki menghanyutkanku pada kisah kalut
sangsai hidup serunyam temali rumput silang menyilang mencari pakan
berselingkit, saling impit
menyiratkan upaya pertahanan
di sela keheningan tangkai padi
kehangatan menyeruak dalam seduhan kopi beraroma kesederhanaan
merunduk senapas bungkuk punggung lambang keletihan
hidup yang payah
teruk dalam asam manis keringat
lusuh dalam anyirnya air sawah
Pasaman, September 2025
Rumah Ibu
denting jam menutup malam tergesa-gesa
menyibak pagi dalam kabut nestapa
embun berembus lamban menjamah tubuh yang kedinginan
terbaring di ranjang kesepian
semua terasa hambar
sirna ditelan keegoisan
semua ditinggalkan, atau meninggalkan
hanya kenangan peredam kesedihan
sesekali terisak jua
air mata tak lagi merembah
tubuh yang dulu payung teduh
lembaran kasih, tinta cinta tanpa cela
kini renta dimakan usia
memayungi hidup seorang diri
rumah yang dulu singgasana bahagia
tinggal debu di bilik kenangan
Pasaman, September 2025
Bapak
aku rindu kasih Bapak dalam dekap hangat
Bapak, di manakah Bapak?
aku bak sawah-sawah gugur, kemarau panjang
retak-retak, rumpun padi condong dan goyah
merunduk bukan sebab rendah budi
tiada harga diri, mati dalam tubuh jiwa sepi
orang-orang bak orang-orangan sawah
diam tiada peduli
tampak, tak dilihat
ada, tak dianggap
berlalu begitu sahaja
tak diberi tongkat, tak didukung
padi menguning hendak mati
mengubur diri dalam tanah kemarau
tapi tak mampu
menembus kering kerontang bumi yang membeku
jiwa telah mati dalam siksa kemarau
dihantam angin, dipukul rakus dunia
Bapak, di manakah Bapak?
Pasaman Barat, Juni 2024
Gambar ilustrasi diolah oleh tim redaksi Majalahelipsis.id menggunakan teknologi AI.
Ikuti tulisan-tulisan Majalahelipsis.id di media sosial Facebook dan Instagram. Dapatkan juga produk-produk yang diproduksi Sekolah Menulis elipsis seperti hoodie, kaus, atau buku. Khusus pelajar, mahasiswa, dan kalangan umum berstatus pemula yang berminat belajar menulis kreatif dapat mengikuti kelas di Sekolah Menulis elipsis. Hubungi Admin di nomor WhatsApp 0856-3029-582.









