Dancesport Makin Diminati, IODI Padang Panjang Resmi Resmi Terbentuk Bahas Desain Sampul, Komunitas Seni Kuflet Matangkan Penerbitan Buku Puisi “Air Mata Sumatra” Anjing Pelacak yang Menjalankan Misi Kemanusiaan Itu Gugur di Medan Bencana Dari Gudang ke Galeri, dari Galeri ke Cuan Mahasiswa Prodi Seni Murni ISI Padang Panjang Gelar Pameran dari “Gudang ke Galeri” Menyalakan Semangat Menulis di Tubuh Birokrasi

Apresiasi

Puisi-Puisi Hidroyan Sunengsih

badge-check


					Puisi-Puisi Hidroyan Sunengsih Perbesar

Sunengsih. Lahir di Indramayu, 29 April 1982. Alumnus Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia. Kegiatan keseharian sebagai ibu rumah tangga dan mengajar. Karyanya yang sudah terbit berupa buku antologi puisi Raja Bertasbih di Langit Ramadan bersama Komunitas Pengajar Penulis Jawa Barat. Beberapa karya antologi cerpen dan puisi lainnya: Jejak Cinta Ananda 2; The Poetry of Patidusa, Elegi, Dukotu; Miracle of Mom 3; Broken Home Broken Heart; Mengayuh Temu Dalam Sajak Rindu; dan 365 Hari Tertunda.

Pengkhianat Ingin Setia

Petaka mulai terungkap
Entah dibalut beribu dusta bertele-tele
Ngerinya kau tantang Tuhan
Gemuruh syahwat tak terbendung
Kilatan niat laknat riuh berteriak
Hati gelap tertutup sumpah serapah memuncak marah
Ingkari janji setia pada belahan hati
Adegan asmara menyesaki langit otaknya
Nyayian kidung pengingat dosa tak lagi dihiraukan
Asal hasrat terlampias bahagia
Tanggalkan sesaat iman di malam jahanam yang pekat

Ingkar janji telah diniati, bohong dipilih sebagai solusi
Nyata nurani mati kalah oleh tipu daya pandangan
Gemulai seksi, bibir merah merekah senyum yang terkembang
Iman lelaki sepi jauh dari istri
Nurani normalnya berjingkrak bisikan mumpung ada kesempatan

Sekali janji terpoles
Enyahlah segala hal sepele
Tuhan menjadi tujuan tuk tetap kuat
Ikat dua hati nan abadi

Anakku Terkasih

Antara ada dan tiada
Nadi berdetak tak beraturan
Angan melayang mengembara
Kerikil kehidupan terasa kian mencekik
Kala penantian panjang tak terelak
Upaya hadirkan kau di rahimku

Takdir telah mencatat
Endapan doa tak terkabul semau gue
Rentetan kisah beredar
Kabarkan kesabaran yang kami peluk
Apapun celoteh abaikan demi tentram jiwa
Setia pada janji-Nya, semua doa dikabul tanpa bias
Indah buah kupetik kini
Hadirmu jadikan hidup makin utuh

[]

Ikuti tulisan-tulisan Majalahelipsis.id di media sosial Facebook dan Instagram. Dapatkan juga produk-produk yang diproduksi Sekolah Menulis elipsis seperti hoodie, kaus, atau buku. Khusus pelajar, mahasiswa, dan kalangan umum berstatus pemula yang berminat belajar menulis kreatif dapat mengikuti kelas di Sekolah Menulis elipsis. Hubungi Admin di nomor WhatsApp 0856-3029-582.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Puisi-Puisi Fileski Walidha Tanjung

25 November 2025 - 11:50 WIB

Dr. Sulaiman Juned Hadiri Rapat Kerja MAA di Banda Aceh

19 November 2025 - 21:40 WIB

Puisi-Puisi Dewis Pramanas

5 November 2025 - 10:00 WIB

Puisi Rahmita Rahayu

22 Oktober 2025 - 21:20 WIB

Puisi-Puisi Wyaz Ibn Sinentang

17 Oktober 2025 - 20:37 WIB

Trending di Apresiasi