Majalahelipsis.id — Ramadan adalah bulan penuh berkah dan maghfirah. Dalam rangka mengisi bulan suci ini dengan kegiatan yang bermanfaat, Sekolah Penggerak SDN 33 Kinali melaksanakan pesantren Ramadan. Anak-anak terlihat antusias dan gembira mengikuti kegiatan ini.
SDN 33 Kinali merupakan salah satu sekolah penggerak di Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Pada Jumat, 7 Maret 2025, sekolah ini menggelar hari kedua pesantren Ramadan dengan penuh semangat.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB, diawali dengan salat Dhuha dan tadarus Al-Qur’an. Dua kegiatan ini menjadi rutinitas selama pesantren berlangsung.
Pesantren Ramadan telah menjadi agenda tahunan di SDN 33 Kinali setiap bulan Ramadan. Kegiatan ini diikuti oleh murid kelas tiga hingga kelas enam, sementara kelas satu dan dua diberikan kelonggaran untuk belajar di rumah. Materi untuk mereka dibagikan sebelum libur atau melalui WhatsApp grup oleh guru masing-masing.
Menurut Kepala Sekolah Eka Putri Marni, pada hari kedua ini, materi yang disampaikan adalah tentang rukun iman, dengan pemateri guru Agama Islam, Marteti Sastra Negara.

Puspa Dani
Saat Pendamping Satuan Pendidikan berkunjung ke ruang kegiatan, terlihat anak-anak begitu semangat dan antusias. Dalam sambutannya, Puspa Dani mengingatkan agar anak-anak mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh demi memperoleh pahala.
Ia juga menekankan pentingnya kehadiran yang stabil agar pembelajaran berjalan maksimal. Kepada seluruh stakeholder sekolah, Puspa Dani memberikan motivasi agar semuanya ikut serta dan saling mendukung.
Kepala sekolah menambahkan bahwa pada pelaksanaan pesantren Ramadan tahun 1446 H ini, sekolah berusaha untuk menghadirkan berbagai inovasi dan peningkatan kualitas.
Untuk memastikan kehadiran anak-anak tetap tinggi, presensi diambil setiap hari. Jika ada murid yang tidak hadir selama tiga hari berturut-turut, orang tua akan segera dikonfirmasi. Selain itu, diadakan asesmen dan berbagai lomba. Di akhir kegiatan, sekolah akan membagikan rapor yang berisi penilaian terhadap materi yang telah dipelajari.
“Asesmen yang dilakukan terutama berkaitan dengan pembentukan karakter, dan nantinya akan diberikan piagam penghargaan,” ujar Eka Putri Marni lebih lanjut.
Pesantren Ramadan di SDN 33 Kinali diikuti oleh 161 murid. Guru-guru pendamping dengan sabar menemani anak-anak dalam setiap aktivitasnya.
Kegiatan pesantren ini dijadwalkan berakhir pada 26 Maret, jika tidak ada perubahan.
Semoga pesantren Ramadan ini makin meningkatkan keimanan dan ketakwaan para murid. Pembiasaan-pembiasaan positif diharapkan menjadi budaya yang terus berkembang. Kolaborasi dan kerja sama semakin hidup di SDN 33 Kinali, sebagaimana harapan kepala sekolah dan kita semua.
Puspa Dani, Pendamping Satuan Pendidikan di Dinas Pendidikan Pasaman Barat. Salah satu peserta Sekolah Menulis elipsis (SMe).
Ikuti update terbaru tulisan-tulisan Majalahelipsis.id di media sosial Facebook dan Instagram. Dapatkan juga produk-produk yang diproduksi Sekolah Menulis elipsis seperti hoodie, kaus, atau buku. Khusus pelajar, mahasiswa, dan kalangan umum berstatus pemula yang berminat belajar menulis kreatif dapat mengikuti kelas di Sekolah Menulis elipsis. Hubungi Admin di nomor WhatsApp 0856-3029-582.













